Mungkin bagi para blogger pemula pernah mengalami kendala untuk memasang code html dalam postingan,biasanya yang menulis code HTML di blognya tidak lain adalah blog tutorial atau tentang tips2 dengan bahasa HTML.

Di sisni saya akan memberitahukan salah satu situs yang mana kamu bisa memasang code html di postingan kamu,dan kamu tinggal copy paste code tersebut ke situs Kamu.  klik disini
selamat mencoba dan semoga sukses.

Post Footer automatically generated by Add Post Footer Plugin for wordpress.

Cara membuat tabel konten

Posted on March 13, 2008

(4) Komentar

Apa sih tabel konten itu? Guna dari pada tabel konten yaitu mempermudah pencarian pengunjung untuk konten yang dimaksud, dan tabel konten ini dapat menampilkan semua judul posting yang ada pada blog tersebut.
cara membuat tabel konten sangat sederhana, ikuti penjelasan di bawah ini:

Cara pertama:

1. klik layout
2. klik add a page element dalam menu ini klik HTML/Javascript

kemudian copy paste kode dibawah ini:

Anda dapat meletakkan di mana saja yang Anda mau

Klik save..

Cara Kedua:

klik add a page element dalam menu ini klik HTML/Javascript

copy paste kode dibawah ini:

letakkan persis diatas postingan alias konten.

klik save..

Cara ketiga :
Untuk melihat contohnya klik LIHAT DAFTAR ISI di bagian pojok kiri atas
Lihat hasilnya dan semoga sukses.

Post Footer automatically generated by Add Post Footer Plugin for wordpress.

Memasukkan Website ke OPD

Posted on November 17, 2007

(2) Komentar

Meluncurkan website ke OPD (juga dikenal sebagai DMOZ) adalah sesuatu yang mudah untuk di lakukan. OPd menyediakan direktori yang tidak hanya didaftarkan pada Google, tetapi juga pada direktori lain, seperti : Yahoo, AOL, Lycos, Teoma, Askjeeves, Netscape, AltaVista, HotBot, dan web yang lain.
Dengan demikian, Anda terfokus pada cara mendaftar dengan cepat pada OPD setelah website Anda selesai dan lengkap. Hal ini dapat mengambil waktu bebrapa bulan baru Anda bisa tampil di Database OPD. Sebenarnya waktu yang di butuhkan untuk memasukkan website Anda ke Database OPD itu tergantung pada banyak tidaknya orang didunia ini yang juga mendaftarkan website mereka ke Databsae OPD.

Berikut cara memsukkan website Anda ke OPD

1. Buka http://dmoz.org/add.html.

2. Baca panduan yang diberikan dengan hati-hati, jangan jangan melewatkan satu step.

3.Tentukan kategori tunggal yang terbaik untuk website Anda di bawah daftar. Luangkan waktu untuk menentukannya dengan hati-hati.

4. Di halaman kategori yang Anda pilih, klik add url dan pergi ke halaman peluncuran (submit) untuk kategori tersebut

5. Di dalam kolom site URL, masukkan URL website Anda.

6. Di dalam kolom title of site, pastikan Anda memasukkan keyword terbaik Anda.

7. Di dalam kolom Site Description, pastikan Anda memasukkan keyword terbaik Anda.

Google secara normal akan menggunakan apa yang dimasukkan di OPD di dalam kolom Site Description dan yang tampil pada hasil pencarian mereka. Hal ini berarti bahwa Anda harus memsukkan descripsi tentang website Anda dengan baik, sehingga akan mudah di baca dan diambil oleh Google. Sebagai tambahan, Google di kenal bisa membaca informasi yang terpasang pada < name= "Deskripsi"> sebagai gantinya. karena search engine yang lain akan membaca hal tersebut, maka Anda harus menggunakan tag dan menduplikasi deskripsi dari website Anda dan mereka juga.
Seorang Editor OPD akan meninjau ulang apa yang Anda masukkan. Jika bisa di terapkan, masukkan website Anda dua kali ke OPD. Masukkan website Anda untuk halaman yang terkait dengan topik yang sesuai halaman di dalam OPD termasuk geografis dan regional sesuai dengan lokasi tempat bisnis Anda. Memasukkan banyak halaman website Anda yang mempunyai kaitan dan topik yang dapat mengakibatkan OPD akan menghapus website Anda, jadi Anda harus pastikan website Anda bersih dan lengkap sebelum di masukkan di OPD.

catatan:
Jika website Anda terdiri dari beberapa product atau service yang terpisah, atau kategori topik yang berbeda, maka Anda harus mempertimbangkan untuk memasukkan halaman yang lebih spesifik ke dalam kategori OPD yang terpisah. bagaimanapun, jangan dilebih-lebihkan, dan pastikan Anda mengikuti panduan memasukkan website Anda ke database OPD dengan hati-hati. artikel ini di ambil dari buku top 10 on Google oleh Rahmat Putra.

Post Footer automatically generated by Add Post Footer Plugin for wordpress.

Web yang Terbuang

Posted on August 22, 2007

(0) No Comments

oleh: Tim Accenture

Banyak content bagus yang justru tidak terlihat saat dicari oleh searc engine umum

DALAM beberapa tahun terakhir ini “mesin pencari” (search engine)telah menjadi sumber lalu-lintas terpenting bagi situs web.Web juga telah menjadi salah satu sunber terpenting untuk informasi,utamanya untuk pengguna rutinnya.Oleh karena itu,mempublikasikan informasi di internet,mengatur agar dapat di cari dengan mudah melalui mesin pencari adalah salah satu cara terbaik untuk memaksimalkan hasil content Anda.
Sayangnya content yang berharga sering “tersembunyi” di sebagian besar situs.Dengan kata lain,content tersebut tidak dapat diakses dengan mudah melalui text link.Jumalah u tidak ada sama sekali.
Nilai potensial dari content langganan juga terbatas. Jika content langganan tersebut tersembunyi, link untungnya tidak akan terbentuk, con
tent itu tidak akan ada di situs pencarian, dan hanya akan menjangkau sebagaian kecil dari pelanggan potensialnya. Di artikel yang baru-baru terbit di editor & Publisher, Steve Outing mengatakan bahwa pemintaan bayaran untuk akses ke content oleh sejumlah situs berita adalah counter produktif. ” sebenarnya ‘ hal-hal menarik yang diperkirakan layak untuk diminta bayaran hanya akan dapat diakses oleh para pengguna reguler situ-situs web individual itu. Situs pencari berita, yang mengirim banyak lalu-lintas pengguna keberbagai situs berita, tidak akan melihat atau menghubungkan para pengguna mereka ke
material-material tersebut.”hal-hal yang mengakibatkan tersenbunyinya content dari Web.
1.content content yang peruntukkan para pegguna yang berlangganan atau membayar.
2.Informasi yang disimpan didalam database online.
3.Sistem self-help yang memerlukan pilihan sendiri pengguna
4.Content yang diamankan.
5.Halaman-halaman yang disaring karena alasan bisnis atau politik.

Contoh sederhana adalah eiu.com yang menawarkan produk penelitian kepada para pelanggan yang membeli hasil penelitian atau langganan majalahnya.Namun eiu.com tidak memberitahu kepada pelanggan tersebut bahwa isi mail dapat diforward’ dan dilink oleh orang lain .Disamping itu, tidak ada ‘ajakan’ untuk mencari informasi atau penelitian yang relevan.Otomstis,bila tidak berminat,berarti tidak melanjutkan pencarian.


kalau Anda memiliki content yang jatuh dalam satu kategori di atas ini, atau yang tidak langsung tersedia melalui web karena alasan-alasan lain, mungkin ada celah yang besar antaara nilai potensi dari content tersebut dan nilai yang kini Anda dapat darinya.Mengenai content yang terbuang,dan mempublikasikannya diweb, dapat meningkatkan hasil investasi dari content secara dramatis.

Membuat content yang terbuang bermanfaat

Salah satu mesin pencari yang handal adalah yang digunakan oleh amazone.com. Pada saat mempertimbangkan untuk membeli buku, di bagian bawah dari halaman yang anda lihat menunjukkan siapa saja yang membeli buku tersebut, juga membeli buku yang lain. Dampak informasi tersebut membuat peminat buku untuk mempertimbangkan juga membeli buku yang menjadi anjuran tidak langsung dari pembaca lain.
Namun memang,seringkali ada seberapa halangan teknis yang harus dilalui supaya content dapat diindeks,dan seringkali ada beberapa alasan bisnis yang membuat content
harus di amankan. Sebagian besar dari content yang tersembunyi ada sistem database atau sistem penglolaan content. untungnya, alat-alat yang mengakibatkan tersembunyinya content juga dapat digunakan untuk membuat supaya content dapat dicari dengan mudah.
Contoh,content yang berada diweb-enabled database disembunyikan karena content itu tergantung pada keluhan dan pertanyaan dari pada pengguna. Salah satu cara untuk membuat content tersebut tersedia di web adalah dengan membuat laporan rangkuman tentang keluhan dan pertanyaan yang palinga umum.Sebuah laporan rangkuman dapat terdiri dari judul-judul bagian dan penjelasan singkat untuk setiap pemasukan database, serta link ke content yang terperinci. Karena laporan rangkuman adalah text dengan link, ia dapat diindeks dengan mudah.
content yang diamankan biasanya disembunyikan dengan sengaja dari web, dan berakibat nilainya juga menjadi terbatas. salah satu cara untuk menanggulangi masalah ini adalah membuat dua versi dari content: versi yang diamankan dan versi yang tidak.Prosees ini dapat dengan mudah dikerjakan menggunakan sistem pengelolaan content:
1.pemasukan pengelolaan content perlu mengandung sebuah pemasukan rangkuman untuk setiap halaman.
2.versi yang diamankan terdiri dari kepala bagian,informasi rangkuman,dan sebuah link ke versi yang diamankan.
3.Versi yang diamankan memuat seluruh halaman yang lengkap.
4.Sewaktu dipublikasikan,dua versi itu perlu dikeluarkan dan dipindahkan kedirektori yang diamankan dan yang tidak.
dengan melakukan hal tersebut, Anda dapat mengekspos versi conten yang terbatas ke Web supaya dapat diindeks oleh situs pencari.Sebagian contoh, situs majalah salon menggunakan halaman yang tidak diamankan sebagai teaser yang dapat menarik perhatian Anda.Kalau Anda seorang pelanggan, dengan mudah Anda dapat mengakses versi penuhnya. kalau Anda bukan pelanggan, Anda dapat memilih dari beberapa pilihan untuk melihat artikel penuhnya. Sebagai hasil, artike-artikel dari majalah tersebut muncul di google dan situs-situs pencari lainnya,dan menghalau para pembaca dan pelanggan potensial ke situs mereka.
Dengan menggunakan pendekatan ini, informasi yang terletak diarea yang diamankan, area situs web yang tersimpan, dan sistem self-help dapat diletakkan di versi yang dapat terlihat di web. Sebagai hasil,para pengguna Web dapat dengan mudah menemukan content Anda,meningkatkan lalu-lintas Web, dan memaksimalkan nilai dari content tesebut.

Post Footer automatically generated by Add Post Footer Plugin for wordpress.